separuh
Malay
Etymology
From se- + paruh from Old Javanese paro, parwa (“half”) (compare with modern Javanese ꦥꦫꦺꦴ (paro, “half”)) from paṅrwa from Proto-Malayo-Polynesian *paR- + *duha corresponding to Malay per- + dua – doublet of seperdua[1]
Numeral
separuh
References
- ^ Nothofer, Bernd (2009), “Patut dan turut; dua dan separuh; datar dan rata: kata warisan atau kata pinjaman? Catatan mengenai etimologi kosakata Melayu”, in Jurnal Ilmiah Masyarakat Linguistik Indonesia, volume 27, number 1, page 28